All premium Magento themes at magentothemesworld.com!
TIPS EDITING FOTO NATURAL
# TIPS EDITING FOTO NATURAL


Tips Editing Foto Dengan Tone Natural / Alami
----------------------------------------------------------------

Seperti apa ya editing dengan tone natural itu? bukannya itu hasil mentah langsung dari jepretan kamera kan udah natural? kan tidak ada bedanya dengan originalnya??
Yaahh benar sekali.., editing dengan Tone Natural itu memang mirip seperti File Asli dari kamera.., hanya saja kalo kita perhatikan dengan seksama, ternyata hasil jepretan dari kamera kita ternyata masih belum sesuai dengan yang kita harapkan dan masih sedikit berbeda dengan situasi aslinya yang ada dilapangan, warna dan pencahayaan dari hasil jepretan kita ternyata hasilnya juga masih sedikit redup,
dan semua itu baru kita ketahui setelah file foto tersebut kita buka di Adobe Photoshop.
Pada editing dengan tone natural / alami, sebenarnya kita tidak banyak melakukan perubahan, kita hanya lebih "Merapikan" hasil foto aslinya saja. Oleh sebab itu, sebaiknya file asli juga sebisa mungkin harus sudah bisa mendekati sempurna sesuai dengan situasi objek aslinya.
Sebelum memotret hendaknya kita mengatur setingan White Balance kamera dengan tepat, karena jika salah membuat setingan WB, maka itu juga akan sangat berdampak membuat warna hasil jepretan menjadi berubah, dan apabila warna jepretan sudah berbeda jauh dengan aslinya, tentunya kita juga akan menjadi lebih sulit buat proses editing natural, walaupun masih bisa diakali pada proses editing, tapi
sebaiknya warna udah bagus pada hasil file mentahnya. Dengan demikian kita tidak lagi kerepotan pada saat proses penerapan editing Natural.
Pada Tips kali ini kita akan mengupas tentang tahapan proses editing natural yang alami.

   
1. Tips pertama PENCERAHAN FOTO
Mencerahkan beberapa bagian foto yang masih terlihat redup, dari mulai pencahayaan sampai dengan warna nya.
Disini kita menggunakan bantuan Level, Masking, dan Brush untuk melakukan proses pencerahan gambar pada bagian2 tertentu dengan menggunakan software Adobe Photoshop. Setelah melakukan proses pencerahan gelap menjadi terang, maka akan semakin muncul dimensi dari foto tersebut, dan secara otomatis, warna juga akan ikut naik tingkat kecerahannya, walaupun hanya sedikit.


2. Tips Kedua Colour Balance
Setelah dimensi mulai muncul dan warna mulai cerah, perhatikanlah warna keseluruhan dari foto tersebut, jika foto foto tersebut masih agak kebiruan, tambahkanlah Yellow/kuning pada pengaturan IMAGE-ADJUSTMENT-COLOUR BALANCE dan kurangilah warna biru/Cyan nya, begitu juga kalo foto kamu terkesan terlalu kuning, kamu bisa mengurangi Yellow dan menambahkan Cyan/Biru.
Pada Adobe Photoshop ada beberapa cara untuk memperbaiki warna, ada Colour Balance, Selective Color, Color Mixer, dan lainnya, tinggal kamu sesuaikan mana yang paling mudah dan paling kamu sukai.
Tips untuk tahu melihat foto itu kekuningan ataupun kebiruan kamu bisa melihat hasil foto di objek dedaunan (misalnya memotret outdoor), kalo daun kebiruan maka ia akan menjadi berwarna hijau tua/Toska dan terkesan kurang segar (buram). dan bisa juga memperhatikan pada warna Kulit (kalo misalnya memotret model) kalo warna kulit kebiruan maka kulitnya akan terkesan pucat. Usahakanlah untuk bisa menyesuaikan warna sealami mungkin. Untuk memotret model outdoor, mungkin akan lebih baik kalo agak sedikit kekuningan, soalnya warna kulit asia cenderung kekuningan. (walaupun ada beberapa model yang berkulit sangat putih, tinggal masalah penyesuaian).
Warna foto yang terkesan kebiruan ataupun kekuningan itu disebabkan oleh beberapa hal, misalnya karena adanya cahaya tambahan lampu pijar di lokasi, misalnya cahaya matahari sore, atapun salah menerapkan setingan White balance / Kelvin pada kamera DSLR
(WB nanti akan dibahas pada tips selanjutnya).

3. Tips Ketiga (MERAPIKAN DETIL)
Setelah kita melakukan proses Pencerahan gambar dan koreksi warna, maka kita masuk pada tahapann selanjutnya untuk merapikan detil foto. Pada foto model, tentunya kita harus merapikan pada bagian wajahnya, misalnya jerawat, menghilangkan noise, dan yang lainnya.
untuk menghilangkan bercak ataupun jerawat bisa menggunakan Tool "Healing Brush" dan setelah itu bisa dihaluskan lagi dengan peredam Noise. (Tips menghilangkan Noise sudah pernah dibahas sebelumnya)

4. Tips Keempat (CROPING)
Setelah semua tahapan editing sudah kita lalui, sekarang masuk ke bagian Croping.
Croping ini berguna bukan hanya untuk memotong bagian foto yang kita anggap mengganggu, tetapi juga bisa meluruskan komposisi foto jika terjadi "Foto Miring" pada saat pemotretan, kalo untuk foto model anglenya sedikit miring tidak begitu menjadi masalah, masih bisa dianggap style dan diterima bagi sebagian orang, tapi walaupun begitu, sebaiknya sesuaikanlah kemiringannya dengan background si model tadi.

Setelah kamu melewati semua proses editing tadi, simpanlah file tersebut dengan membuat nama yang berbeda (save as), agar tidak mangganggu file aslinya.Bandingkanlah foto yang kamu edit tadi dengan file originalnya, tentunya file yg sudah kamu edit tadi pasti jauh lebih bagus dari sisi dimensi, pencahayaan dan pewarnaannya dibandingkan dengan file aslinya.
Jangan pernah membuang file aslinya walaupun kamu sudah ada editan fotonya yang lebih bagus, biarkan file asli itu sedemikian rupa supaya suatu saat nanti kami bisa mengedit ulang dengan style yang berbeda


lustrasi Model oleh Revyandhita Andayana


 

 

 

Finishing

 

---------------------------------------------------------------------------------------

Oke bro...
segini dulu tipsnya ya.., nanti bakal kita update lagi artikel yang lainnya.
Usahakan untuk memotret dengan baik dan benar agar kamu tidak sulit lagi dalam melakukan proses editing.
Karya yang bagus itu dimulai pada saat kamu memulai proses Memotret, Editing, dan Finishing yang tepat.
Silahkan bagikan tips ini kepada teman2 kamu jika kamu anggap bermanfaat.
Tetap semangat berkarya.., selamat mencoba, dan salam jepret..!

 

Sendaljepit Medan Photography
Photo & Editing : dudiksendaljepit

 

 

Medan, 2014-04-05